Berkembang Pesat, Barberstyle Jadi Pilihan Pria Modern

Berkembang Pesat, Barberstyle Jadi Pilihan Pria Modern

Tren cukur rambut kini makin berkembang pesat, sebelumnya masyarakat mengenal tempat cukur rambut di bawah pohon atau salon sebagai tempat memotong dan merapikan rambut pria, kini barbershop alias tempat cukur cowok menjadi pilihan utama pria modern untuk mengurus rambutnya.


Bila sebelumnya para tukang cukur hanya bermodalkan cermin, gunting, dan sisir, kini di barbershop para pelanggan bisa mendapat layanan yang nyaman dan gaya rambut yang lebih kekinian.

Menurut M Taufiq Hidayatullah Owner choga jokiez barberstyle Palembang dalam beberapa tahun terakhir barbershop memang tumbuh pesat. "Barangkali di seluruh Indonesia ada ribuan barbershop," katanya.

Taufiq mengatakan, pangkas rambut tradisional pada dasarnya sama dengan barbershop, namun fasilitasnya lebih minim. Di barbershop, pelanggan akan merasakan tempat yang lebih nyaman dan sejuk ber-AC. Tersedia pula produk grooming untuk menunjang tatanan rambut.

"Kalau dari segi potongan rambut mungkin sama, tetapi servicenya di tukang cukur biasa mungkin tidak ada, misalnya mencuci rambut sebelum pangkas. Durasi potong rambutnya juga lebih singkat," katanya.

Layanan utama yang ditawarkan barbershop antara lain pengguntingan rambut dan shaving (mencukur kumis dan janggut). Jenis potongan rambut juga memiliki variasi seperti Haircut fade, Haircut classic, Hair design, Hair potrait, Highlight, Hair tatto, Natural haircut.

"Khusus di Indonesia ada penambahan service yaitu creambath dan juga sesi pijat setelah potong rambut. Itu kultur masyarakat kita," ujarnya.

Choga jokiez barberstyle sendiri memiliki tiga cabang diantaranya di Jalan Mayor Salim Batubara No 608 Sekip Jaya, Jalan Dwikora 1 Lorong Karya 1Samping warung bascamp dan Jalan Mandi Api 1 ruko no 1, Kelurahan Srijaya km 5.

Bukan hanya pintar memotong rambut sesuai gaya yang sedang tren, para barber (pemangkas rambut) juga dituntut lebih luwes berkomunikasi dengan pelanggan. Hal ini dianggap menjadi daya tarik utama barbershop yang sukses.

"Selain skill, yang harus dimiliki para barber adalah attitude. Karena ini adalah bisnis service, jadi kalau nggak punya jiwa melayani akan susah," katanya.