Bakso Udang Satang Khas Perairan Sumatera, Boleh Dicoba Lho

Bakso Udang Satang Khas Perairan Sumatera, Boleh Dicoba Lho
Proses pembuatan bakso udang satang / rmolsumsel

Siapa yang tidak mengenal bakso? Makanan sejuta umat ini akan mudah ditemukan diberbagai daerah di Indonesia.


Kelezatannya yang khas, membuat bakso menjadi makanan yang tidak lekang oleh waktu. Meski penjual bakso mudah ditemukan, namun salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Palembang ini berinovasi dengan menu baru, yakni Bakso Udang Satang.

Yah, bakso udang satang atau biasa dikenal dengan bakso udang galah menjadi trend tersendiri bagi para pelaku UMKM. Bakso udang satang merupakan khas perairan Sumatera yang bisa menjadi referensi anda saat waktu luang di rumah ditengah pandemi saat ini.

Dengan rasa yang kejal dari daging sapi pilihan dan aroma udang satang menjadi ciri khas tersendiri dari bakso tersebut, serta dijamin lidah anda tidak akan berhenti bergoyang untuk menyantap bakso udang satang.

Owner Pempek Cek Haya, Yuniarti mengatakan, ide awalnya ia membuat bakso original, namun disela pandemi ia terpikir apa yang membuat perhatian (trend) selain bakso lobster. Lalu ia mencoba membuat bakso udang satang yang dijual dalam kemasan yang telah di prozen.

"Saya usaha sudah dari 2019 hanya membuat pempek saja. Kalau membuat bakso udang satang sejenak pandemi ini. Kenapa saya memilih udang satang, karena untuk membuat suatu produk yang berbeda," katanya, Minggu (18/10).

Ia biasa menjual bakso udang satang per paket frozen Rp 65 ribu, lanjutnya, untuk membuat satu porsinya, ia juga menyarankan agar memisahkan bahan adonan dengan bumbu kuah kaldu. Dalam penyajiannya per satu box, ia menjual tiga bakso kecil, 1 bakso udang satang bersama bumbu yang telah di wrapping. 

"Karena di Palembang udang satang mudah ditemukan, Alhamdulillah sekarang ada peningkatan penjualan hingga 70 persen. Sehari bisa sampai 30 porsi ludes. Untuk pemesanan bisa lewat Instagram yakni @pempek_cekhaya," tambah Yuni sapaan akrabnya sehari-hari.

Tak hanya itu saja, Yuni juga memberi tahu resep dan cara pembuatan bakso udang satang, agar anda bisa membuatnya di rumah.

Bahan : 

Kaldu jamur 10 gram

Garam 20 gram

Tepung tapioka atau tepung kanji 100 gram

Merica 10 gram

Bawang goreng 30 gram

Baking powder (secukupnya)

Udang satang (disini membuat hanya 3 udang)

Daging sapi 500 gram (ambil bagian paha agar lemaknya tidak banyak)

Es batu 200 gram.

Cara membuat, pertama masukan terlebih dulu daging sapi segar ke food chopper, setelah itu es batu juga dimasukan ke food chopper baru kita chopper selama 5 menit.

"Setelah daging dan es batu seperti bubur baru kita masukan bawang goreng, penyedap rasa, baking powder, garam, merica setelah bumbu dimasukan semua kita chopper lagi selama 3 menit sampai benar-benar menyatu dan kental," terang dia.

Lanjut, setelah itu masukan tepung tapioka dan di chopper lagi selama 3 menit sampai menyatu. Setelah semua bahan menjadi adonan, maka disini lah proses bentuk bakso yang di campur udang satang. 

"Kita sediakan plastik dulu untuk alas membuat bakso dan plastiknya dikasih minyak. Kita ambil adonan 100 gram, dan kita pipihkan (diratakan) setelah itu masukan udang dan kita bentuk. Lalu kita rebus selama 3 menit, kalau lama nanti hancur udangnya. Jika warna udang sudah orange, maka bakso tersebut telah matang," bebernya.

Cara membuat kuah, sediakan bahan terlebih dulu.

Bawang merah 1 ons

Bawang putih 2 ons

Serai 5 ruas

Jahe setengah ons

Laos 1 ons

Daun jeruk 5 helai

Lada 20 gram

Pala 10 gram

Semua bahan diblender, setelah itu di tumis sampai minyaknya keluar, angkat dan tiriskan kalau sudah dingin lalu packing ke dalam satu plastik ukuran seperampat, lalu ikat dan masukan kulkas.

"Bakso yang saya jual dalam kemasan, konsumen tinggal menyediakan air saja untuk membuat kuahnya. Cara membuatnya tidak sulit, sama seperti bakso biasanya," tukasnya.